Tak terasa umur kita tiap detik telah di kurangi oleh waktu.
Haya tingggal menunggu dan menunggu akhir usia kita.
Waktu berjalan tanpa henti,mengalir seperti air,dan berhemus bagai udara yang panas.Dalam hidup sering kita temui berbagai macam cobaan dan rintangan dalam melangkah,hanyalah doa dan usaha yang menjadi senjata dalam menghadapi semua itu.Kadang manusia dalam hidup tak akan pernah bersyukur atas nikmat yang diberikan,hanyalah cacian dan makian bila orang itu benar2 susah,bila merasakan senang hanyalah keglamoran yang terwujud.
Singkat kata waktu itu sangat berharga bagi kita,,waktu itu seperti harta yang paling indah yang setiap orang punya,terlebih kita hanyalah manusia yang banyak sekali khilaf,dosa,,
INILAH WAKTU YANG TERUS BERJALAN
Kehidupan memilah-milah orang berdasarkan penghormatannya terhadap waktu.
Yang bersikap baik dalam menggunakan waktu, akan hidup dengan baik.
Yang menyepelekan waktu, akan hidup memprotes penyepelean dari orang lain. Sebetulnya, pemalas yang rajin menunda – menyadari bahwa dia merusak haknya sendiri untuk berhasil.
Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang yang beriman, beramal saleh, (saling) nasehat-menasehati dalam kebenaran dan nasehat-menasehati dalam (menapaki) kesabaran" (Qs. Al-’Ashr [103]: 1-3)
"Manfaatkanlah (oleh kalian) lima hal, sebelum datang lima hal: masa mudamu sebelum tiba masa tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang waktu fakirmu, waktu luangmu sebelum datang masa sibukmu dan hidupmu sebelum datang kematianmu" (HR. Hakim. Sanadnya shahih dari Ibnu Abbas).
"Tidak akan tergelincir dua kaki anak Adam pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang empat perkara: tentang usianya untuk apa ia habiskan, masa mudanya untuk apa ia habiskan, hartanya dari mana ia peroleh dan kemana ia belanjakan dan tentang ilmunya apa yang diperbuatkan dengan ilmunya tersebut" (HR. Al-Bazzar dan Al-Thabrani).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar